Renovasi Tak Kunjung Kelar, Siswa SMKN 2 Pacitan Terpaksa Belajar di Mushola
Pacitanku.com, PACITAN—Renovasi
gedung sekolah yang belum tuntas membuat ratusan siswa SMKN 2 Pacitan
terpaksa menggunakan Mushola sebagai tempat pembelajaran. Dan yang lebih
parah lagi, kondisi mushola yang digunakan tersebut masih belum jadi.
Menurut
informasi yang dihimpun Portal Pacitanku, renovasi gedung sekolah yang
seharusnya bisa segera diselesaikan menjadi terkatung – katung karena
mengalami keterlambatan anggaran. Pencairan anggaran tahap pertama
terjadi pada Oktober 2013 dan langsung digunakan untuk proses renovasi.
Dikatakan
oleh Humas SMKN 2 Pacitan, Setyatmo Aji, proses kegiatan belajar
mengajar (KBM) seperti itu (lesehan di musala) berlangsung sejak setahun
lalu. Sebab, SMKN 2 kekurangan ruang kelas. Jumlahnya tidak sebanding
dengan rombongan belajar (rombel) yang ada.
Untuk
mengantisipasi hal itu, pihaknya mengaku sudah mengajukan permohonan ke
Kemendikbud untuk pemanfaatan gedung Akademi Komunitas yang tepat berada
di sebelah SMKN 2 Pacitan.
Namun,
rencananya selalu kandas di tengah jalan. Sebab, Kemendikbud menyatakan
bangunan senilai Rp 50 miliar tersebut hanya untuk pendidikan strata
diploma. “Kepala sekolah sudah ke Jakarta tiga kali. Tapi, itu masih
belum membuahkan hasil,” terangnya, seperti dikutip dari JPNN, Sabtu
(9/1/2014).
Terpisah,
Kepala SMKN 2 Pacitan Sukarni meminta pemkab maupun instansi terkait
untuk sedikit memperhatikan lembaga pendidikan yang dipimpinnya.
“Kasihan melihat generasi-generasi penerus harus belajar di lantai. Kami
meminta pemerintah mencurahkan perhatian kepada siswa sekolah kami,”
paparnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar